Digitalisasi di Grobogan Masih Rendah, Begini Langkah Pemkab
Saiful Anwar
Rabu, 30 April 2025 18:06:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Langkah lain yang diambil yakni implementasi kartu kredit pemerintah daerah. Hal itu saat ini sedang diuji coba di Setda, BPPKAD, dan Bappeda Grobogan.
”Jika sistem itu berhasil, nanti akan diperluas ke seluruh OPD,” katanya.
Selain itu, Pemkab juga mengupayakan penyediaan alat tapping box di sekitar 100 titik pada wajib pajak hotel dan restoran. Kemudian integrasi pembayaran pajak dan retribusi daerah juga dilakukan melalui kanal digital seperti QRIS.
Wahyu menambahkan, e-retribusi pasar saat ini telah diberlakukan di Pasar Nglejok, dan akan diperluas ke pasar-pasar lainnya di Grobogan tahun ini.
”Langkah lain yang kami persiapkan adalah penerapan sistem e-retribusi parkir pada lokasi parkir khusus yang dikelola beberapa OPD,” katanya.
Wahyu menyebut, pihaknya juga akan menggandeng pihak bank untuk merealisasikanya. Sehingga TP2DD yang telah terbentuk dapat lebih efisien.
”Kami membentuk TP3DD kan agar layanan publik lebih efisien dan efektif. Juga mendukung transparansi sistem pemerintahan,” kata dia.
Editor: Zulkifli Fahmi



