Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Harga Gabah Kering Panen (GKP) di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, terpantau melebihi Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

HPP gabah yang ditetapkan adalah sebesar Rp 6.500 per kilogram, sementara harga GKP di Grobogan saat ini mencapai Rp 7.200 per kilogram.

Kondisi ini disambut baik oleh para petani, termasuk di Desa Genuksuran, Kecamatan Purwodadi, Grobogan.

Warsidi, Ketua Kelompok Tani Desa Genuksuran, mengungkapkan rasa syukurnya atas kenaikan harga gabah ini.

Alhamduliah, hasil panen di musim tanam kedua sangat baik, dan harganya juga tinggi,” kata dia, Jumat (18/7/2025).

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Grobogan Suwarno mengungkapkan, kenaikan harga GKP merupakan sinyal positif bagi kesejahteraan petani.

Ia menjelaskan, jika harga gabah kering panen bernilai hingga Rp 7.200 per kilogram , harga gabah kering giling sebesar Rp 8.500-Rp 9.000 per kilogram.

”HPP gabah kering giling (GKG) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 8.000 per kilogram di tingkat penggilingan dan Rp 8.200 per kilogram di gudang Bulog,” kata dia.

Ketentuan harga...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler