Kondisi Terkini Jalur Alternatif Usai Jalan Semarang-Purwodadi Putus
Saiful Anwar
Senin, 23 Februari 2026 20:44:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ia mengungkapkan, usai jalur utama Semarang - Purwodadi di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan putus, jalur tersebut memang lebih ramai.
”Sejak di Tinanding putus, sini selalu ramai. Pagi siang sore sering ramai,” imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, jalur alternatif Semarang - Gubug - Purwodadi makin padat menyusul putusnya jalan utama Semarang - Purwodadi di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Untuk diketahui, jalur alternatif Purwodadi menuju Semarang untuk kendaraan kecil yani Penawangan-Wolo (Kecamatan Penawangan)-Truko (Karangrayung)-Jeketro (Gubug)-Kemiri (Gubug).
Sedangkan bagi kendaraan sumbu tiga ke atas wajib melalui rute Dempet-Demak-Semarang.
Sedangkan rute Semarang menuju Purwodadi, kendaraan sumbu tiga ke atas seluruhnya diinstruksikan untuk putar balik melalui Jalur Pantura Demak.
Semakin tinggi...



