Pada Sabtu (21/2/2026) sore, kepadatan lalu lintas tampak di sepanjang jalur alternatif untuk kendaraan kecil.
Ratusan kendaraan roda dua dan roda empat menyemut di ruas jalur alternatif Kemiri-Jeketro. Kepadatan lalu lintas itu semakin tinggi karena adanya truk yang menaikkan gabah di sisi jalan.
Murianews, Grobogan – Jalur alternatif Jalan Semarang - Purwodadi di ruas Truko Kecamatan Karangrayung ke Wolo - Penawangan Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Senin (23/2/2026) sore terpantau tak macet lagi.
Kondisi terkini, Jalur alternatif Jalan Semarang – Purwodadi itu ramai lancar.
Kendati beberapa kendaraan besar melintas, namun kondisi lalu lintas masih lancar terkendali. Tak ada kepadatan berarti, bahkan saat antre di pertigaan Penawangan jalur alternatif tersebut.
Jalur alternatif Penawangan - Truko - Jeketro - Gubug sebenarnya ditujukan untuk kendaraan kecil. Namun demikian, ternyata banyak kendaraan besar melintas.
Santo, warga Desa Penawangan mengatakan, banyak kendaraan besar melintas di jalur alternatif itu. Kendati demikian, tidak sampai mengakibatkan kemacetan.
”Ada truk besar, truk trailer lewat sini, rodanya 16 kalau nggak salah. Tapi nggak sampai macet,” ujar dia.
Lebih ramai...
Ia mengungkapkan, usai jalur utama Semarang - Purwodadi di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan putus, jalur tersebut memang lebih ramai.
”Sejak di Tinanding putus, sini selalu ramai. Pagi siang sore sering ramai,” imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, jalur alternatif Semarang - Gubug - Purwodadi makin padat menyusul putusnya jalan utama Semarang - Purwodadi di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Untuk diketahui, jalur alternatif Purwodadi menuju Semarang untuk kendaraan kecil yani Penawangan-Wolo (Kecamatan Penawangan)-Truko (Karangrayung)-Jeketro (Gubug)-Kemiri (Gubug).
Sedangkan bagi kendaraan sumbu tiga ke atas wajib melalui rute Dempet-Demak-Semarang.
Sedangkan rute Semarang menuju Purwodadi, kendaraan sumbu tiga ke atas seluruhnya diinstruksikan untuk putar balik melalui Jalur Pantura Demak.
Semakin tinggi...
Pada Sabtu (21/2/2026) sore, kepadatan lalu lintas tampak di sepanjang jalur alternatif untuk kendaraan kecil.
Ratusan kendaraan roda dua dan roda empat menyemut di ruas jalur alternatif Kemiri-Jeketro. Kepadatan lalu lintas itu semakin tinggi karena adanya truk yang menaikkan gabah di sisi jalan.
Editor: Anggara Jiwandhana