Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta Timur – Kementerian Pertahanan (Kemhan) resmi memulai pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) gelombang pertama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026.

Sebanyak 1.773 ASN terpilih telah dinyatakan siap mengikuti Pendidikan Dasar Militer (Latsarmil) yang tersebar di enam pusat pendidikan TNI mulai Rabu (22/4/2026).

Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan, Letjen TNI Gabriel Lema, memimpin langsung upacara pembukaan pelatihan tersebut di Lanud Halim Perdanakusuma.

Ia menegaskan bahwa para ASN ini merupakan kandidat terbaik yang telah lolos serangkaian seleksi ketat, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga uji ideologi.

Selama satu setengah bulan ke depan, para calon ASN Komcad akan ditempa di berbagai fasilitas militer strategis. Di antaranya Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, hingga Pasmar 1 Marinir Cilandak.

Kurikulum pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman dasar militer yang komprehensif bagi warga sipil.

Materi yang akan diberikan mencakup keterampilan teknis seperti teknik menembak, serta penguatan jiwa nasionalisme dan disiplin organisasi. Pelatihan ini bertujuan agar para pegawai negara memiliki standar loyalitas dan semangat bela negara yang seragam saat kembali menjalankan tugas administratif maupun fungsional di instansi masing-masing.

Materi Dasar...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler