Peringatan Tsunami Berakhir, Warga Gorontalo Utara Kembali ke Rumah
Supriyadi
Senin, 8 Juni 2026 11:53:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Gorontalo – Peringatan tsunami yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo resmi berakhir, Senin (8/6/2026) siang. Saat ini, warga khususnya Gorontalo Utara dipersilahkan kembali ke rumah.
”Alhamdulillah, peringatan tsunami sudah berakhir. Masyarakat yang sebelumnya mengungsi ke daerah yang lebih tinggi sudah bisa kembali ke rumah masing-masing,” kata Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo Moh Tahir Laendeng seperti dilansir Antara.
Sebelumnya, BPBD bersama instansi terkait melakukan pemantauan intensif di sejumlah wilayah pesisir Gorontalo Utara setelah menerima informasi potensi tsunami akibat gempa tersebut.
Tahir mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan adanya kenaikan muka air laut di beberapa titik, termasuk di wilayah Kecamatan Kwandang dan Kecamatan Ponelo Kepulauan. Namun, kenaikan tersebut tidak signifikan dan tidak sampai berdampak pada pemukiman warga.
”Memang ada beberapa titik yang sudah mulai ada perkembangan naik airnya, tetapi tidak signifikan. Kenaikannya masih bisa diantisipasi masyarakat dan belum berdampak ke pemukiman,” ujarnya.
Menurut dia, kenaikan muka air lebih banyak terpantau di kawasan muara dan sungai yang terhubung dengan laut. Kondisi tersebut terjadi setelah air laut sempat mengalami penyurutan sebelum kembali naik.
”Air laut yang awalnya surut, kemudian naik kembali, tetapi kenaikannya tidak signifikan. Paling sekitar 0,27 meter,” terangnya.
Meski tidak menimbulkan dampak yang berarti, BPBD saat itu tetap mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pesisir, bantaran sungai, dan kawasan pantai untuk melakukan pengungsian sementara ke lokasi yang lebih aman sambil menunggu perkembangan informasi resmi.
Korban Jiwa...
- 1
- 2



