Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Keluarga korban pembunuhan di Lapangan Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Damas Adi Prasetyo ikut menuntut keadilan di Polresta Pati. Tangis mereka pun pecah. 

Ternyata, korban tersebut masih mempunyai anak yang berusia 4 tahun. Sang anak ikut dibawa ibu korban dan kakak korban. Ibu dan kakak korban pun tak kuat menahan tangis saat diwawancarai para wartawan. 

Kakak perempuan korban, Sela mengaku akibat adiknya meninggal, istri korban terpaksa pergi ke Jakarta untuk bekerja.

”Siapa yang mencukupinya. Biaya sekolahnya bagaimana? Saat ini istrinya terpaksa ke Jakarta untuk merawat anaknya,” ujar Sela sambil menangis. 

Ia pun meminta kepada pihak kepolisian untuk menangkap para pelaku. Baginya, yang dibutuhkan para keluarga korban yakni keadilan benar-benar ditegakkan. 

”Tangkap pelaku secepatnya. Adili pelaku seadil-adilnya. Keluarga cuma perlu itu,” ungkap Sela.

Berdasarkan informasi yang diterima, saat ini pihak kepolisian sudah menangkap dua tersangka. Namun tersangka utama yang menusuk korban tak kunjung ditangkap. 

Hal ini membuat puluhan warga yang tergabung dalam Forum Komunitas Masyarakat Sukolilo (Forkomas) menggelar aksi di depan Markas Polresta Pati, Senin (24/2/2025). 

Minta Penegakan Hukum…

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler