Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Korban tawuran dua kelompok siswa SMK di Kabupaten Pati akhirnya meninggal dunia. Pemuda yang berinisial BA itu sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit selama empat hari.
Kabar meninggalnya korban tawuran ini tersebar di sejumlah media sosial, Selasa (13/5/2025) pagi. Mulai dari Facebook, Instagram hingga aplikasi pesan singkat. Korban meninggal saat dalam perawatan di rumah sakit.
Kabar ini pun dibenarkan Kasi Humas Polresta Pati Ipda Hafid Amin. Hal itu juga sudah terkonfirmasi dari sekolah tempat korban mengenyam pendidikan.
”Benar, korban meninggal dunia. Juga diposting akun resmi sekolahnya. Korban sebelumnya dirawat di RSUD RAA Soewondo empat hari,” ungkap Hafid kepada Murianews.com.
Saat ini, jenazah korban telah diserahkan ke keluarga korban. Belum diketahui, jenazah korban bakal diautopsi atau tidak.
Diketahui, BA menjadi korban tawuran antara dua kelompok siswa SMK di Jalan Pati-Gembong, tepatnya di di depan sebuah showroom mobil Mitra Mobilindo yang terletak di Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo pada Jumat (9/5/2025) lalu.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun oleh pihak kepolisian, kronologi kejadian bermula ketika sejumlah remaja yang mengendarai lima unit sepeda motor dengan posisi berboncengan melintas di jalan tersebut.
Setibanya di depan showroom mobil, tiba-tiba terjadi pergesekan yang berujung pada tawuran antara kelompok siswa dari dua SMK yang mengakibatkan BA mengalami luka di bagian kepala. Pemuda berusia 17 tahun itu pun langsung dilarikan ke rumah sakit.
Polisi Bertindak...
- 1
- 2



