Hari Jadi Pati, Keris Rambut Pinutung dan Kuluk Kanigara Diarak
Umar Hanafi
Kamis, 7 Agustus 2025 18:12:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
”Kirab ini adalah simbol perjalanan sejarah Kabupaten Pati, dan harus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga identitas dan nilai-nilai budaya lokal,” ujarnya.
Sudewo menyebut kirab ini diadakan lima tahun sekali. Sehingga momen ini yang sifatnya sakral ini sangat dinanti.
”Acara ini lima tahun sekali. Berarti butuh waktu yang agak lama untuk kita lakukan lagi,” terangnya.
Sebagai penutup, dilakukan penanaman pohon ringin dan selamatan. Ini sebagai bentuk doa dan harapan untuk masa depan Kabupaten Pati yang lebih baik lagi.
Editor: Dani Agus



