Cerita Petani Pati Panen Padi 9,4 Ton Per Hektare, Ini Rahasianya
Umar Hanafi
Jumat, 6 Februari 2026 15:30:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Petani awal Kabupaten Pati, Kemelan tampak sumringah melihat hasil panennya. Ia berhasil memanen padi hingga 9,4 ton per hektare.
Jumlah ini pun lebih tinggi daripada rata-rata hasil panen. Biasanya panen padi hanya mencapai berkisar 5 ton per hektare hingga 7 ton per hektare.
Ketua Serikat Petani Pati (SPP) itu pun menceritakan rahasia kesuksesan hasil panen yang tinggi ini. Menurutnya, kesuksesan melimpahnya hasil panen ini lantaran menggunakan varietas inpari 43.
Padi unggul hasil budidaya balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Kementerian Pertanian Republik Indonesia dinilai memiliki sejumlah keunggulan. Seperti hasil produksi padi yang melimpah.
”Bahkan kalau melihat hasil ubinan bisa mencapai 11,7 ton per hektare,” ungkap dia, Jumat (6/2/2026).
Dia menyebut salah satu kelebihan padi jenis inpari 43 memang lebih toleran terhadap kekeringan. Jadi jenis ini cocok dengan lahan yang berada di kawasan Pati sebelah selatan yang kebanyakan tadah hujan, seperti di Desa Tamansari, Kecamatan Jaken.
”Memang belum banyak yang mengenal inpari 43 biasanya masih pakai inpari 32. Ini tentu bisa menjadi alternatif benih padi yang bisa dimanfaatkan para petani. Seperti dari hasil panen terlihat jenis inpari 43 hasilnya lebih banyak sekitar 30 persen dibandingkan jenis lain,” ungkap dia.
Sistem Irigasi...
- 1
- 2



