Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Gedung SDN Kutoharjo 03 Pati dipasang police line usai mengalami kebakaran, Sabtu (28/22/2026). Police line ini terlihat di area depan gedung yang terbakar.

Police line ini dipasang untuk membatasi warga agar tidak masuk ruangan yang terbakar. Selain itu juga untuk memudahkan petugas dalam menyelidiki penyebab kebakaran.

Diketahui, ruangan perpustakaan dan sebagian musala hangus terbakar. Meskipun demikian, bagian belakang ruangan perpustakaan yang kebakaran tak dijumpai police line. Terlihat atap ruangan perpustakaan dan sebagian musala ambrol. Buku-buku juga hangus terbakar.

Kapolsek Pati Iptu Heru Purnomo mengatakan pemasangan police line di sekitar lokasi guna kepentingan penyelidikan. Pihaknya juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan sumber api, apakah berasal dari korsleting listrik atau faktor lain.

”Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan keluar,” katanya.

Iptu Heru Purnomo juga mengapresiasi kesigapan warga dan petugas pemadam kebakaran yang membantu proses pemadaman.

”Sinergi yang cepat antara warga, damkar, dan kepolisian sangat membantu sehingga api tidak sampai meluas,” pungkasnya.

Hingga malam hari, situasi di sekitar SDN 03 Kutoharjo terpantau kondusif dan aktivitas masyarakat kembali normal.

Awal kebakaran...

Berdasarkan penuturan warga, Erik Setiawan kebakaran ini diketahui warga sekitar pukul 19.30 WIB. Waktu itu warga sedang khusuk menjalan salat tarawih.

Tiba-tiba, kobaran api muncul di ruangan perpustakaan SDN Kutoharjo 03. Warga pun berhamburan untuk melihat kebakaran.

”Kejadiannya pukul 19.30 WIB. Ada percikan api perpustakaan. Kemudian merembet ke musala. Setelah itu (ada yang) melaporkan ke Damkar,” ujar Erik kepada Murianews.com, Minggu (1/3/2026).

Selang beberapa saat, tim pemadam kebakaran datang ke lokasi. Mereka sampai di lokasi kebakaran sekitar pukul 20.00 WIB.

Sebanyak 2 armada kebakaran dikerahkan. Lima anggota Damkar Satpol PP Kabupaten Pati juga ikut dikerahkan untuk menjinakkan si jago mereh.

”Laporan masuk pukul 20.00 WIB. Damkar Pati  segera berangkat dengan membawa 2  armada dan 5 anggota damkar,” kata Kasi Damkar Pati Wahyu Widiatmoko.

Hingga akhirnya, mereka dibantu warga dan anggota TNI/Polri berhasil menjinakkan si jago merah sekitar pukul 21.15 WIB sebelum merembet ke ruang lainnya.

Kebakaran menghanguskan perpustakaan dan sebagian musala. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meskipun demikian, pihak sekolah mengalami kerugian ditaksir hingga Rp 50 juta.

Editor: Cholis Anwar

 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler