Geger, Bayi Berari-ari Ditemukan di Gang Desa Growong Kidul Pati
Umar Hanafi
Senin, 1 Juni 2026 17:21:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Bayi yang masih berari-ari ditemukan di Gang Desa Growong Kidul RT 1 RW 1, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (1/6/2026) siang. Peristiwa ini pun membuat geger warga setempat.
Berdasarkan video yang beredar, seorang pemuda berpakaian hitam dengan mengendarai PCX warna putih mengecek sebuah tas berwarna biru tua. Ia dan warga lainnya pun kaget ternyata tas tersebut berisi bayi lelaki yang baru lahir.
Usut punya usut, penemuan bayi itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Waktu itu seorang ibu-ibu, Wagini melihat kantong belanja berwarna biru tua. Ia pun menaruh curiga lantaran tas tersebut bergerak.
”Awalnya ada tas warna biru, dikira sampah. Biasanya kan di sini dibuang smapah. Terus aku lewat siang tadi mengambil belanjaan bu RT. Terus ada yang bergerak,” ujar Wagini di temui di lokasi, Senin (1/6/2026).
Ia pun memanggil tetangganya untuk mengecek tas tersebut. Setelah dicek, ternyata tas tersebut berisi bayi lelaki yang ari-arinya masih menempel.
”Lalu menagggil mas Tian. Ternyata ada bayi ada ari-arinya mrnempel. Kemudian, memanggil Pak RT. Kejadian pukul 13.30 WIB. Lalu dibawa ke Puskesmas,” kata dia.
Ia memaparkan, sebenarnya warga setempat melihat tas tersebut sedari pagi. Namun mereka tak mengira tas biru tua itu berisi bayi.
”Ndak nangis. Katanya jam 7 sudah ada. Ndak tahu, ternyata manusia,” tutur dia.
Pelaku pembuangan...
- 1
- 2



