Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Tetapi selama itu pula pihak aparat keaamanan dari Polres Pati mematikan api yang disulut demonstran APMB. Para demonstran bersikeras aksi bakar ban itu adalah bagian dari aksi mereka menyampaikan aspirasi.

Sementara dari pihak Polisi Polres Pati, menilai pembakaran ban bisa menimbulkan gangguan bagi para pemakai jalan yang lewat. Sehingga setelah sempat terjadi situasi panas, akhirnya kedua belah pihak mereda.

Massa aksi AMPB kemudian meneruskan aksinya. Mereka kembali berorasi dengan berbagai hal yang diungkapkan. Selain itu dalam beberapa kesempatan, mereka juga sempat melemparkan telur busuk ke arah gedung Kejari Pati.

AMPB akhirnya membubarkan diri tepat pada pukuk 17.30 WIB sesuai dengan ijin yang mereka sampaikan. Aksi mereka disebutkan akan kembali berlangsung pada keesokan hari.

Polres Pati sendiri sebelumnya menyampaikan menyiapkan hingga 800-an personil untuk mengawal AMPB dalam aksi demo Pati ini. Mereka mengamankan gedung Kejari Pati,dengan tidak mengijinkan para demonstran memasuki gedung.

Sehingga dalam aksi kali ini AMPB hanya bisa melakukannya di luar gedung Kejari Pati. Meski demikian, aksi ini masih tetap menerbitkan kemungkinan terjadinya demo besar seperti yang pernah terjadi beberapa waktu lampau di Pati.

 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler