Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Mendikdasmen, Abdul Mu’ti menyebut regrouping sekolah menjadi jalan keluar guna menunjang pembelajaran di sekolah menjadi lebih efektif.

Meski begitu, harus ada beberapa pertimbangan sebelum kebijakan regrouping sekolah dikeluarkan. Salah satunya yakni, mempertimbangkan jarak lokasi sekolah.

Menurutnya, pertimbangan itu sangat penting agar siswa tetap belajar di wilayah desanya masing-masing. Tujuannya agar siswa tetap memiliki nilai-nilai dari masyarakat setempat.

”Jangan sampai sekolahnya jauh nanti jadinya punya teman sekelas tetapi tidak punya teman di kampung,” katanya saat meninjau salah satu sekolah di Kudus, Kamis (20/3/2025).

Ia menilai siswa perlu memiliki teman sekampung halaman. Sebab, memiliki teman di kampung berpengaruh pada pertumbuhan dan pengembangan kepribadian anak-anak.

”Selain itu anak memiliki kedekatan dengan lingkungan alam dan lingkungan sosial tempat mereka berada,” imbuhnya.

Diketahui, regrouping merupakan penggabungan dua sekolah atau lebih menjadi satu sekolah. Tujuan dari adanya regrouping agar pembelajaran menjadi lebih efektif.

Sejumlah Sekolah Kurang Murid...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler