Debit Air Bendung Wilalung Kudus Turun Drastis, Bupati: Tetap Waspada
Vega Ma'arijil Ula
Sabtu, 24 Mei 2025 16:58:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Elevasi Bendung Wilalung, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada Sabtu (24/5/2025) hari ini tercatat mencapai 258 meter kubik per detik.
Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan status awas pada Jumat (23/5/2025) kemarin yang masih di angka 715 meter kubik per detik.
Bupati Kudus Samani Intakoris yang mengecek langsung kondisi Bendung Wilalung menyatakan, bahwa elevasi 258 meter kubik per detik masih membutuhkan perhatian khusus.
”Karena kalau 260 meter kubik per detik statusnya masuk siaga atau warna kuning. Dikhawatirkan debit air saat ini naik dari 258 meter kubik per detik jadi 260 meter kubik per detik,” katanya.
Samani mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama karena cuaca yang terkadang tidak menentu. Ia mengingatkan biasanya setelah hujan deras, ada kenaikan debit air kiriman dari hulu.
”Biasanya kalau hujan deras dan ada kiriman air dari hulu, empat jam setelahnya Bendung Wilalung ada kenaikan debit air,” sambungnya.
Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan petugas operator Bendung Wilalung, BPBD Kudus, dan instansi terkait untuk memantau kondisi debit air.
Diminta Waspada...
- 1
- 2



