Antusias, 1.000 Orang Melamar Jadi Petugas Sensus Ekonomi di Kudus
Wiwid Widia Yulhendrik
Senin, 25 Mei 2026 20:58:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Antusias masyarakat untuk menjadi petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terbilang tinggi.
Tercatat, lebih dari 1.000 orang mendaftar untuk memperebutkan 622 posisi yang dibutuhkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus.
Kepala BPS Kudus Eko Suharto mengatakan, proses rekrutmen saat ini masih berlangsung dan dilakukan secara nasional melalui aplikasi Sobat BPS.
”Kalau jumlah petugas seluruhnya ada 622 orang. Untuk proses seleksi ini masih berjalan karena dilakukan secara nasional,” kata Eko, Senin (25/5/2026).
Ia menyebut, tingginya jumlah pendaftar membuat BPS harus melakukan seleksi ketat untuk menentukan peserta yang lolos.
”Antusiasnya sangat tinggi dan karena kebutuhannya terbatas, tidak semua pelamar bisa diterima,” ujarnya.
Menurut Eko, pelamar yang mengikuti rekrutmen berasal dari berbagai kalangan. Mulai mahasiswa, fresh graduate, hingga ibu-ibu kader desa turut mendaftarkan diri sebagai petugas Sensus Ekonomi.
Dalam proses wawancara, BPS turut mempertimbangkan komitmen dan kesiapan waktu para pelamar. Sebab, pekerjaan petugas sensus dinilai cukup berat karena harus melakukan pendataan door to door selama lebih dari dua bulan.
Perekrutan Mitra Kerja...
- 1
- 2



