Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Ia menjelaskan, sasaran program memang ditujukan bagi anak-anak putus sekolah sesuai kriteria yang ditetapkan Kemendikdasmen. Peserta merupakan warga berusia di bawah 25 tahun, tidak sedang menempuh pendidikan maupun kuliah, serta diprioritaskan berasal dari keluarga penerima bantuan sosial.

Meski demikian, jumlah peserta yang dapat difasilitasi masih sangat terbatas. Tahun ini, program baru menjangkau 20 anak putus sekolah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kudus.

”Kami berharap tahun depan ada program serupa lagi. Yang bisa kami bantu sekarang baru sebagian kecil, padahal masih banyak anak-anak yang membutuhkan pelatihan seperti ini agar memiliki bekal hidup,” ungkapnya.

Sementara itu, instruktur pelatihan Sri Darojatun mengatakan pendampingan tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Peserta akan terus dibimbing dalam pengembangan produk hingga strategi pemasaran melalui media sosial.

Menurutnya, peserta yang merupakan anak putus sekolah akan didorong memasarkan produk bordir melalui sistem pre-order (PO) sembari terus meningkatkan kemampuan produksi menggunakan mesin yang telah diberikan.

”Yang namanya bordir membutuhkan jam terbang. Setelah pelatihan selesai mereka tetap kami dampingi, mulai dari contoh produk, pemasaran lewat media sosial, sampai benar-benar mampu menjalankan usahanya sendiri,” tandasnya.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler