Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kairo – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP Nasyirul Falah Amru melayangkan kritik atas pernyataan Presiden Prabowo yang membuka pintu maaf bagi koruptor.

Diketahui, Prabowo Subianto mempertimbangkan mengampuni para koruptor jika mengembalikan duit hasil korupsinya pada negara.

Menurut Falah, usulan Prabowo itu perlu dikaji lebih jauh. Ia menyebut, koruptor tetap harus dihukum sesuai asas Indonesia sebagai negara hukum.

’’Yang paling utama kan yang korupsi dia harus mengembalikan uang dulu, jangan kemudian langsung dikasih ampunan, harus kita usut,’’ kata Falah seperti dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (20/12/2024).

Meski begitu, Falah tak menampik usulan Prabowo juga baik. Namun, usulan itu tetap harus dikaji lebih jauh lagi.

’’Tapi kalau sampai ada kebijakan yang lain, ya tentunya nanti kita akan bicarakan lagi. Itu kan sebuah kebijakan yang bagus juga,’’ tuturnya.

Sebelumnya...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler