Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Kelompok buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh mengancam akan menggelar aksi mogok kerja nasional jika pemerintah tetap memberlakukan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN 12 Persen pada Januari 2025.

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan, aksi mogok nasional tersebut direncanakan berlangsung selama minimal dua hari dan akan menghentikan produksi di berbagai sektor.

”Aksi ini direncanakan akan menghentikan produksi selama minimal dua hari,” ujar Said Iqbal dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (22/11/2024).

Said menjelaskan, rencana aksi ini adalah bentuk protes terhadap kebijakan yang dianggap memberatkan rakyat kecil, khususnya kaum buruh.

Ia mendesak pemerintah untuk membatalkan rencana kenaikan PPN menjadi 12 persen. Mereka juga menuntut agar pemerintah menaikkan upah minimum 2025 sebesar 8-10 persen demi meningkatkan daya beli masyarakat.

Tuntutan yang lainnya adalah menetapkan upah minimum sektoral yang sesuai dengan kebutuhan tiap sektor.

Selain itu, mereka juga meminta agar pemerintah meningkatkan rasio pajak tanpa membebani rakyat kecil dengan cara memperluas jumlah wajib pajak dan meningkatkan penagihan pajak pada korporasi besar serta individu kaya.

Said menilai bahwa kenaikan PPN akan memperburuk kondisi ekonomi masyarakat kecil. Ia memperkirakan daya beli masyarakat akan menurun signifikan, yang pada akhirnya akan memengaruhi kondisi pasar.

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler