OTT, KPK Amankan 4 Pegawai Ditjen Pajak dan 4 Pihak Swasta
Cholis Anwar
Sabtu, 10 Januari 2026 20:17:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan rincian pihak-pihak yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara.
Sebanyak delapan orang diamankan dalam operasi senyap yang berlangsung pada Jumat (9/1/2026) kemarin.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, kedelapan orang tersebut memiliki latar belakang yang berimbang antara oknum birokrasi dan pihak eksternal.
”Dalam kegiatan penyelidikan tertutup yang KPK lakukan, tim telah mengamankan sejumlah delapan orang. Empat di antaranya adalah pegawai pada Ditjen Pajak, dan empat lainnya adalah pihak swasta,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (10/1/2026).
Budi menjelaskan, penangkapan tersebut dilakukan di beberapa titik di wilayah Jabodetabek. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kasus ini berkaitan dengan dugaan suap untuk merekayasa kewajiban pajak.
KPK menengarai adanya praktik lancung dalam penentuan besaran nilai pajak, khususnya di sektor yang sangat krusial bagi pendapatan negara.
”Kegiatan ini terkait dengan dugaan modus pengaturan pajak di sektor pertambangan,” imbuh Budi.
Hingga saat ini, identitas lengkap kedelapan orang tersebut belum dirilis secara resmi oleh lembaga antirasuah. Tim penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami peran masing-masing pihak dalam skema suap tersebut.



