Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Pemerintah Iran secara resmi mengonfirmasi wafatnya Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, pada Minggu (1/3/2026).

Tokoh paling berpengaruh di negara tersebut gugur akibat serangan militer gabungan yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Kabar kematian ini pertama kali diumumkan oleh Presiden AS, Donald Trump, melalui platform media sosial Social Truth miliknya pada Sabtu (28/2/2026).

Dalam pernyataannya, Trump melontarkan komentar tajam terkait berakhirnya kekuasaan Khamenei.

”Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati,” tulis Trump sebagaimana dilansir dari detik.com.

Laporan dari CNN dan AFP menyebutkan, operasi militer tersebut tidak hanya menargetkan sang Pemimpin Tertinggi. Serangan udara yang memicu perang terbuka di kawasan ini juga menghantam keluarga inti Khamenei serta jajaran elit militer dan politik Iran.

Putri, menantu, hingga cucu dari Ali Khamenei dilaporkan turut menjadi korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Selain itu, sejumlah nama besar di struktur pertahanan Iran dikonfirmasi tewas di lokasi yang sama, termasuk Menteri Pertahanan dan Komandan Garda Revolusi Iran (IRGC).

Daftar pejabat...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler