Dinas Perdagangan Tata PKL Mainan di Alun-Alun Kudus
Muhamad Fatkhul Huda
Selasa, 2 Juni 2026 19:42:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Para pedagang memahami, langkah ini adalah bentuk penataan, bukan penggusuran. Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan penataan ini, terutama pada momen puncak keramaian seperti malam Minggu.
”Penataan berjalan kondusif, para pedagang memahami apa yang diarahkan dengan baik. Ini belum ada paguyuban ke depan kita dorong bisa dibentuk supaya mudah dalam koordinasi,” jelasnya.
Sementara itu salah satu PKL mainan di Alin-Alun Simpang 7 Kudus, Sumadi menyatakan, siap mematuhi aturan tersebut. Baginya, hal ini merupakan upaya untuk menertibkan para pedagang.
”Tadi ada penataan pembagian wilayah. Kami mendukung dengan positif. Kalau bisa nanti malah ini diberikan jarak agar tertata rapi semua,” tegasnya.
Selain melakukan penataan di sekitar Alun-Alun, tim dari Disdag Kudus juga melakukan pengecekan terhadap sejumlah PKL yang berjualan kuliner. Pengecekan dilakukan pada kepatuhan para pedagang dalam masalah kebersihan dan kehigienisan makanan.
Editor: Cholis Anwar



