PDAM Jepara Rencana Bikin Embung di Karimunjawa, Tapi Tak Terealisasi
Faqih Mansur Hidayat
Kamis, 10 Oktober 2024 13:58:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Perumda Tirta Jungporo atau PDAM Jepara berencana membangun embung di Dusun Legon Lele, Desa Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan air bersih saat musim kemarau.
Kepala bagian Perencanaan PDAM Jepara, Aji Asmoro mengatakan, pembangunan embung tersebut sudah melalui tahapan kajian dan disetujui oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana. Embung itu membutuhkan lahan seluas 2,3 hektare.
Hanya saja, sampai saat ini rencana tersebut belum juga terealisasi. Lahan yang ditarget tak kunjung bisa terbeli. Pembebasan lahan dianggarkan sebesar Rp 18 miliar yang akan ditanggung oleh pemerintah daerah.
“Desain sudah jadi semua. Sekarang ada di BBWS Pemali Juwana,” kata Aji, Kamis (10/10/2024).
Aji menjelaskan, embung itu akan menampung limpasan sumber air baku di Legon Lele dan tadah air hujan ketika musim penghujan. Nantinya, air yang tertampung akan diolah menjadi air layak konsumsi. Terutama ketika musim kemarau.
Aji memperhitungkan, debit air yang dihasilkan di embung Legon Lele itu sebanyak 7,5 liter per detik. Itu bisa mengkover kebutuhan air di pusat Desa Karimunjawa dan hotel. Atau paling tidak bisa digunakan untuk 750 pelanggan.
“Disarankan, embung itu hanya digunakan di bulan Oktober-Desember. Karena debit air turun di sana dimulai bulan September,” sebut Aji.
Menanggapi Rencana.....
- 1
- 2



